Senin, 28 September 2020

LKPD Kelas 6 Tema 4 Subtema 2 PB 3

 

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

(LKPD) 1

 

 

Satuan Pendidikan          : SDN Kawung Luwuk

Kelas                                     : VI (enam) / 1 (satu)

Tema / Subtema              : 4 (Globalisasi) / 2 (Globalisasi di Sekitarku)

Muatan Pelajaran            : Matematika

Pembelajaran                    : 3 (tiga)

Alokasi Waktu                   : 2 x 35 menit

 

 

Tujuan Pembelajaran

       Dengan melihat rubik, peserta didik mampu mengidentifikasi ciri-ciri kubus dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari

       Dengan mandiri, peserta didik mampu menemukan rumus volume kubus dengan menggunakan model kongkret (rubik)

 

Langkah Kerja

1.       Ayoo, kita belajar tentang bangun ruang. Perhatikan gambar berikut:




 

 

LKPD Kelas 6 Tema 4 Subtema 2 Pembelajaran 2

 

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

(LKPD) 2

 

Satuan Pendidikan          : SDN Kawung Luwuk

Kelas                                     : VI (enam) / 1 (satu)

Tema / Subtema              : 4 (Globalisasi) / 2 (Globalisasi di Sekitarku)

Muatan Pelajaran            : Ilmu Pegetahuan Alam

Pembelajaran                    : 1 (satu)

Alokasi Waktu                   : 2 x 35 menit

 

Tujuan Pembelajaran

ž  Dengan melihat gambar, peserta didik mampu mengidentifikasi cara menghemat energi listrik.

ž  Dengan mandiri, peserta didik mampu menuliskan hasil pengamatan tentang cara menghemat energi listrik dengan benar.

Langkah Kerja

1.       Ayoo, kita belajar bagaimana caranya menghemat energy listrik. Perhatikan gambar berikut:

 

 

 

LKPD Kelas 6 Tema 4 Subtema 2 Pembelajaran 1

 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

(LKPD) 1

 

Satuan Pendidikan          : SDN Kawung Luwuk

Kelas                                     : VI (enam) / 1 (satu)

Tema / Subtema              : 4 (Globalisasi) / 2 (Globalisasi di Sekitarku)

Muatan Pelajaran            : Pendidikan Kewarganegaraan

Pembelajaran                    : 1 (satu)

Alokasi Waktu                   : 2 x 35 menit

 

Tujuan Pembelajaran

  1. Dengan membaca teks eksplanasi, peserta didik mampu menganalisis potensi dan usaha keberagaman ekonomi masyarakat.
  2. Dengan diskusi, peserta didik mampu menuliskan sikap yang harus dikembangkan dalam keberagaman ekonomi masyarakat serta contoh.
  3. Dengan membaca teks eksplanasi, peserta didik mampu memahami isi teks penjelasan (eksplanasi ) yang didengar dan dibaca. 
  4. Dengan mandiri, peserta didik mampu menuliskan informasi yang terdapat pada teks eksplanasi.

 

Langkah Kerja

1.       Ayoo, kita simak kisah Mang Samad berikut:

Pengrajin Garut yang Menembus Dunia

          Sekarang ini, siapa yang tak kenal Mang Samad, pengrajin sandal kulit dari Garut? Ia sering sekali diundang di berbagai acara temu wirausaha untuk menjadi pembicara dan pemberi motivasi bagi para wirausahawan muda. Memang, kerja keras Mang Samad patut dicontoh. Tak banyak wirausahawan kecil seperti dirinya yang bisa berkembang hingga terkenal di mancanegara. 

           Dulu, Mang Samad hanyalah seorang penjaja sandal kulit keliling. Ia berjalan dari desa ke desa, kemudian memberanikan diri beberapa minggu sekali pergi ke Jakarta untuk menjajakan sandal kulit yang diambilnya dari pabrik. Dari pengalamannya menjajakan dagangan, ia jadi tahu keinginan pembeli. Ia jadi tahu model seperti apa yang menjadi favorit pembeli. Ternyata semakin rumit bentuk jalinan kulit sebuah sandal, apalagi untuk laki-laki, justru tidak diminati. Bentuk sederhana dan klasik tetap menjadi favorit pembeli, namun kualitas kulit dan jahitan sandal menjadi hal yang utama. 

          Merasa tak puas jika hanya menjajakan, Mang Samad pun belajar untuk membuat sandal. Keterampilan dasar memproses dan menjahit kulit sudah Mang Samad miliki, karena desa tempatnya tinggal merupakan desa pengrajin sandal. Mang Samad hanya memperluas keterampilannya dengan belajar membuat pola sandal, belajar mengenal aneka bahan, lalu menambahkan mulai bereksperimen dengan berbagai model sandal buatannya sendiri. Ia mencoba membuat sedikit, kemudian menitipkan di toko atau ke temannya yang berkeliling. Ketika laku, ia membuat lagi, mencoba model yang baru, mencoba warna yang baru, lalu begitu seterusnya. Hingga satu saat, ia tidak bisa lagi memenuhi permintaan pembeli dengan tenaganya sendiri. Maka, mulailah Mang Samad mencari pegawai yang bisa membantunya. Dari satu-dua pegawai, sekarang sudah lebih dari sepuluh pegawai yang bekerja membantunya. Ia tak pernah jauh-jauh mencari pegawai. Hanya dari orangorang dekat di lingkungan tempat tinggalnya. Ia ingin kemajuan usahanya dirasakan juga oleh lingkungan terdekatnya. Semakin maju usahanya, semakin maju juga tingkat penghidupan pegawai yang bekerja membantunya. Mang Samad tidak saja menaikkan taraf hidupnya, tetapi juga membantu memajukan taraf hidup masyarakat di lingkungannya.
          Belajar yang tak pernah henti, membuat usaha yang dirintis Mang Samad terus berkembang. Berbeda dengan produk sandal Garut yang model dan bahannya tak berubah dari waktu ke waktu. Mang Samad sering memperhatikan model sandal di majalah dan model sandal merek luar negeri yang dijual di toko. Ia pun secara berkala mengeluarkan model baru. Walaupun model yang dibuatnya sederhana, ia selalu menggunakan bahan yang terbaik serta teknik jahitan yang kuat. Dengan demikian sandal buatannya tahan lama. 

          Suatu ketika, datang kesempatan bagi wirausahawan kecil di Garut untuk ikut memperkenalkan produk khasnya di sebuah pameran produk karya Indonesia di Jakarta. Mang Samad berusaha keras untuk ikut dalam pameran ini. Ia bahkan mencari informasi bagaimana membuat brosur produk yang menarik. Ia juga bekerja sama dengan temannya yang pandai bertukang untuk membuat tampilan area pamer yang berbeda. 

          Ternyata usaha Mang Samad tidak sia-sia. Brosur produk yang informatif, area pamer yang menarik, serta kualitas produk yang baik membuat stan sandal kulit Mang Samad ramai didatangi pengunjung pameran. Tidak hanya sandal yang dijualnya laris manis, Mang Samad juga didekati oleh beberapa importir dari luar negeri yang tertarik dengan produknya. Hanya dari satu pameran, produk Mang Samad sudah dikenal oleh banyak kalangan. 

          Sekarang produk sandal buatannya sudah menembus ke pasar mancanegara. Model yang sederhana dengan kualitas bahan dan jahitan yang baik membuat sandal buatannya disukai banyak kalangan di luar negeri. Tidak hanya membawa kebanggaan bagi dirinya, bagi keluarganya, atau bagi pekerjanya. Produk sandal kulit buatan Mang Samad dari Garut membuat Indonesia makin dikenal, membuat Indonesia makin bangga dengan kerja keras anak negerinya. Sandal kulit Garut dapat mengharumkan nama Indonesia dan turut memajukan perekonomian bangsa.


2.     Setelah membaca teks tersebut, kalian bisa menjawab beberapa pertanyaan berikut untuk menambah informasi dari sebuah teks eksplanasi


  1. Apa topik masalah yang dapat diambil dari teks tersebut?
  2. Bagaimana kesimpulan yang dapat kalian rasakan dari teks eksplanasi tersebut?




 

 

 

 

 

 Untuk menambah wawasan tentang keberagaman ekonomi , mari kita simak video berikut ini:

Video Pembelajaran PPKN Tema 4 Subtema 2

 

Sumber Belajar

·         Buku Siswa SD/MI Kelas VI Tema 4

·         Bahan Ajar Kelas VI Tema 4 Subtema 2 Pembelajaran 1

 

Nilai

Paraf Guru

Paraf Orangtua

 

 

 

 

 

Sabtu, 19 September 2020

LKPD Kelas 6 Tema 2 Subtema 3

Selamat pagi, apa kabar ayah bunda? Semoga ayah bunda senantiasa dalam keadaan sehat wal’afiat. Pada hari ini kita masih melakukan kegiatan pembelajaran dari rumah. Mohon bimbingan ayah bunda untuk mendampingi ananda dalam melakukan aktivitas pembelajaran dari rumah. Ayah bunda jangan lupa untuk mengingatkan ananda untuk mematuhi protocol kesehatan dalam melakukan setiap aktivitas dan selalu menjaga kebersihan di lingkungan rumah agar terhindar dari penyebaran virus COVID-19 dan wabah demam berdarah. Terimakasih. Tujuan Pembelajaran: Peserta didik mampu memaparkan nilai persatuan di kehidupan sehari-hari ; mengetahui tarian lego-lego ; menyelesaikan soal perkalian pecahan campuran dnegan bilangan bulat Alat/Media Whatsapp group (WAG), quizizz, video pembelajaran dan youtube antara guru, orang tua, dan siswa Orang tua/wali yang menggunakan WA bersama anak. Jika anak yang mengoperasikan WA, maka orangtua/waliwajib mendampingi mereka Bahan/Materi Video tentang operasi hitung pecahan, Video perkalian pecahan campuran dan bilangan bulat Penilaian Penilaian tertulis (1) Keaktifan partisipasi, (2) Refleksi atas pengetahuan yang diperoleh, (3) Foto hasil kerja, (4) instrumen tes Anak-anak apakah sudah siap belajar hari ini? Ayo, kita periksa jentik nyamuk di kamar mandi serta genangan air lainnya di rumahmu, setelah itu jangan lupa cuci tangan dengan sabun pada air mengalir agar menjadi bersih dan sehat! Nah, kalau kamu sudah mencuci tangan, mari kita bersiap untuk memulai pembelajaran hari ini. Kita awali dengan membaca doa terlebih dahulu ya, semoga kita selalu sehat dan dan diberikan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan belajar hari ini! Mintalah bantuan kepada ayah/bunda untuk mendampingi Ananda selama melakukan kegiatan pembelajaran ya! Jangan lupa mengucapkan kata tolong bila minta ingin meminta bantuan, kata maaf apabila melakukan kesalahan, dan kata terima kasih setelah mendapatkan bantuan! Kegiatan 1 Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa merupakan kewajiban seluruh rakyat Indonesia karena negara kita terdiri atas berbagai suku, agama, dan ras. Persatuan dan kesatuan merupakan hal yang sangat penting, baik dalam rangka merebut, mempertahankan, maupun mengisi kemerdekaan. ‘Bersatu Kita Teguh’ mengandung makna menyatunya berbagai unsur dan perbedaan yang ada menjadi suatu kesatuan yang utuh dan serasi sehingga muncul suatu kekuatan. Bangsa Indonesia telah membuktikan bahwa dengan persatuan dan kesatuan, kita mampu menghadapi penjajah dan akhirnya meraih kemerdekaan. Berikut adalah beberapa manfaat dari persatuan dan kesatuan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia 1.Bagi bangsa Indonesia menjadi bangsa kuat dan maju 2.Pembangunan nasional akan berjalan lancer, aman dan cepat 3.Kesejahteraan masyarakat akan tercapai secara adil dan seimbang 4.Bangsa Indonesia akan terhindar dari perselisihan yang berakar pada perbedaan suku, budaya atau agama 5.Persaudaraan antar warga negara akan terjalin semakin erat. Setelah membaca, silahkan mengisi pertanyaan berikut Kegiatan 2 Tari Adat Alor Bermakna Persatuan Tarian adat adalah salah satu kekayaan budaya yang disampaikan secara turun-temurun dari nenek moyang. Tarian adat kerap memiliki pesan dan makna yang luhur. Salah satunya ada pada tari Lego-lego dari Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tarian ini ditujukan untuk mengajak masyarakatnya bersatu membangun kampung dan negeri. Pada masing-masing kawasan di Kabupaten Alor terdapat gaya tari dan nyanyian yang berbeda-beda, namun formasinya tetap sama, yakni lingkaran. Masing-masing nyanyian dan pantun yang diungkapkan saat menari, memiliki arti serta harapan yang berbeda-beda. Beberapa literatur menyatakan bahwa tarian ini sempat menjadi tari perang. Sekarang tarian ini lebih sering digunakan untuk menyambut tamu. Tamu disambut oleh masyarakat yang dituakan, lalu diajak menuju sebuah pohon besar yang rindang, dengan beberapa warga perempuan yang berpegangan tangan mengelilingi pohon. Tamu dipersilakan untuk ikut serta dalam tarian tersebut. Dengan gerakan kaki yang diatur sedemikian rupa, penari akan bergerak mengitari pohon. Pasa saat yang sama, sirih pinang dan minuman sopi ditawarkan. Gerakan kaki dan nyayian di masing-masing daerah bisa saja berbeda, namun bentuk formasi lingkaran dan komponen tradisional lainnya tetap sama. Di dalam lingkaran, ada tiga lelaki yang memiliki tugas berbeda. Ada pemukul gong yang nadanya akan digunakan untuk menghitung langkah penari, kemudian ada seorang lelaki yang bernyanyi sekaligus mengucapkan pantun, dan seorang lagi bertugas membagikan sirih pinang serta minuman sopi. Selain menjadi identitas setiap suku, tarian ini menjadi salah satu identitas pemersatu masyarakat Alor yang punya mimpi agar masyarakat dan pendatang terus bersatu membangun kampung serta negeri. Setelah membaca teks tersebut, silahkan mengisi pertanyaan ini ya... Kegiatan 3 Cara pengerjaan: Menonton video dari • Lihat • Hafalkan KABATAKU (Kali Bagi Tambah Kurang) • Kerjakan Perkalian dan Pembagian terlebih dahulu , baru setelah itu penjumlahan dan pengurangan. Prioritas pengerjaan soal operasi campuran adalah : 1. Dalam kurung 2. Akar atau pangkat 3. Kali atau bagi 4. Tambah atau kurang Latihan Soal melalui Bagi siswa yang tidak menggunakan smartphone simpan dulu tugasnya, nanti tunjukkan ke Bapak/Ibu guru kalau sudah masuk sekolah kembali.

Penelitian Tindakan Kelas dari Chat GPT

 Assalamu'alaikum warihmatullahi wabarokatuh. Salam sejahtera untuk kita semua. Kali ini saya akan menjelaskan tentang PTK atau Peneliti...